KEYBOARD
Pengertian Keyboard
![]() |
| Keyboard |
Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan
teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC
menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat
input dan output.
Bila mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari adanya
sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari
tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada
komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan
tombol.
Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 - 9,
tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ - + = <
> / , . ? : ; “ ‘ \ | serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah
seluruhnya adalah 104 tombol. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tombolnya
adalah 52 tombol. Bentukkeyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model
keyboard sangat variatif. Keyboard yang paling terkenal adalah keyboard QWERTY
yang memiliki 101 buah key (tombol)
- Fungsi
keyboard berdasarkan tombol ketiknya yaitu keyboard dapat digunakan untuk
beberapa kebutuhan sperti mengetik atau input data dokumen dan kemudian
ditampilkan di monitor pc kita. Tombol ketik yang dimaksud terdiri dari
angka dan huruf yang ada dikomputer.
- Fungsi
keyboard berdasarkan tombol kontrolnya yaitu keyboard dapat menjalankan
perintah tertentu pada sistem operasi apabila beberapa tombol digabungkan.
Contohnya Jika tombol ctrl digabungkan dengan E maka dapat membuka jendela
explorer.
- Fungsi
keyboard berdasarkan tombol fungsinya yaitu keyboard pada umumnya
menyesuaikan tombol fungsi dengan perangkat lunak komputer seperti
contohnya ketika kita menekan f2 yaitu berfungsi untuk mematikan layar
pada komputer begitupun tombol fungsi lainnya yang terdiri dari f1-f12
yang letaknya ada di bagian atas keyboard.
- fungsi
keyboard berdasarkan tombol alternatenya yaitu keyboard memiliki tombol
seperti enter, esc, tab dan alt fungsi dari tombol tombol itu sangat
berguna pada dokument dan pengoprasian komputer.
- fungsi
keyboard berdasarkan tombol navigasinya yaitu pada keyboard terdapat
tombol Page Down yang fungsinya untuk menurunkan layar ke bawah.
selanjutnya tombol Page Up yang fungsinya untuk menaikkan layar ke atas.
selanjutnya tombol End yang berfungsi untuk memindahkan kursor ke akhir
kalimatm, selanjutnya tombol home digunakan untuk memindahkan kursor ke
awal kalimat.dan tombol navigasi yaitu tumbol panah atas untuk ke
atas,tombol panah bawah untuk kebawah,selanjutnya tombol panah kiri ke kiri,
kemudian panah kanan ke kanan dan masih banyak fungsi lainnya.
Secara Fisik Keyboard terbagi menjadi 4 :
- Keyboard
Serial
Menggunakan DIN 5 male
dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.
- Keyboard
PS/2
Biasanya digunakan pada
komputer ATX dan saat ini yang paling banyak dipergunakan. Pemasangan keyboard
tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan
port untuk mouse.
- Keyboard
Wireless
Sesuai dengan namanya,
keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard
dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra red, wifi atau
bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit
pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu
sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada
CPU.
- Keyboard
USB
Komputer terbaru saat
ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektorUSB yang menjamin transfer
data lebih cepat.
Secara Bentuk & Tombol Keyboard terbagi menjadi 7 :
- Keyboard
QWERTY
Tata letak keyboard
QWERTY ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan
kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905. QWERTY diambil
dari6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik tersebut. Keyboard
QWERTY didesain sedemikian rupa sehingga key yang paling sering ditekan
terpisah letaknya sejauh mungkin, sehingga bisa meminimalkan kemacetan pada
saat mengetik (pada mesin ketik mekanik). Meskipun tata letak QWERTY sangat
luas pemakaiannya, tetapi memiliki beberapa kelemahan dan ketidakefisienan.
Misalnya, 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan harus dilakukan
dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row
(baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban tangan kiri lebih besar dari
tangan kanan (56 persen). Contoh paling nyata dari ketidakefisienan tata letak
QWERTY adalah pengetikan huruf ‘a’ yang cukup sering dipakai, tetapi harus
dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.
- Keyboard
DVORAK
Keyboard DVORAK (1932),
dimana susunan hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan kanan dibebani
lebih banyak pekerjaan dibanding dengan tangan kiri. Selain itu, tata letak
Dvorak dirancang agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row, sehingga bisa
mengurangi kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik). Sejumlah percobaan
menunjukkan bahwa tata letak Dvorak lebih efisien 10-15 persen dibanding dengan
tata letak QWERTY .
- Keyboard
KLOCKENBERG
Keyboard ini dibuat
dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan
memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan
keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Selain
itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat lebih dekat
(tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Tata letak ini, selain
mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan juga dirancang
untuk mengurangi beban otot pada tangan dan bahu. Terpisahnya bagian kiri dan
kanannya menjadikannya relatif lebih banyak memakan ruang.
- Keyboard
Maltron
Tak seperti keyboard
pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan
pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka
jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus. Produsen Maltron
berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari sepuluh jari yang
tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.Dengan mengetik di
keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk keyboard. Hal
ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress Injuries).
Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan menyesuaikan
dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron menjamin kenyamanan
jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI bahkan bisa jadi
akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan adalah 10 jari
bukannya 8 jari.
- Keyboard
Chord
Hanya mempunyai beberapa
tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa
tombol secara bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang
portabel. Waktu pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk
huruf yang diinginkan Kecepatannya tinggi namun kurang populer, karena pada
pemakaian yang lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan. Berikut ini
jenis-jenis keyboard chord:
-Keyboard Palantype,
Tata letak palantype mempunyai 3 kelompok karakter. Kelompok pada bagian kiri
menunjukkan konsonan awal sebuuah kata, bagian tengah menunjukkan kelompok
vokal dan bagian kanan menunjukkan kelompok konsonan terakhir dari sebuah kata
atau suku kata.Pada gambar terlihat bahwa tidak seluruh konsonan ada disana,
konsonan tsb dapat disajikan dengan menggunakan kombinasi beberapa tombol yang
ada
-Keyboard Stenotype,
Steno adalah jenis tulisan singkat yang sering digunakan untuk mencatat ucapan
seorang. Jenis tulisan ini paling banyak digunakan oleh para wartawan untuk
mencatat hasil wawancaranya dengan lebih cepat. Papan ketik Stenotype mempunyai
keunggulan yang hampir sama dengan papan ketik Palantype
- Keyboard
Alphabetik
Tombol-tombol yang ada
pada keyboard alphabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun
Dvorak, tetapi susunan hurufnya berurutan seperti pada urutan alphabet.
Keyboard alphabetik juga tidak dapat menyaingi popularitas tata letak QWERTY,
tetapi biasanya banyak ditemui pada mainan anak-anak, sehingga anak-anak diajar
mengenal huruf alphabet. Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, barangkali tata
letak ini cukup membantu. Tetapi, dari hasil pengujian, penggunaan tata letak
seperti ini justru memperlambat kecepatan pengetikan.
- Keyboard
Numeric
Untuk memasukkan
bilangan dalam jumlah yang besar, orang lebih suka menggunakan tombol numerik
(numeric keypad) yang tata letak tombol-tombolnya dapat dijangkau dengan
tangan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar