1.2 Sejarahwan / penjarahwan
Sekarang
giliran para sejarahwan yang mau protes hehehehe. Tunggu dulu
pak/bu/engkong/Dr/Drs/dan tittle sejarahwan lainnya. Kenapa saya membuat
subtitle seperti itu?
Karna saya yang bisa dikatakan bukan
lagi masyarakat awam tapi bukan juga masyarakat yang ngerti selalu timbul
pertentangan dari 1 sumber sejarah
dengan sumber sejarah lainnya. Lantas
manakah yang benar? Pasti ujung – ujungnya sumpah pocong , sumpah mati, sumpah
apalah itu,dll.
Jadi apakah tidak pantas mereka (para
pemalsu sejarah) saya sebut dengan penjarahwan yang mengambil sejarah
asli dari kita?.untuk para sejarahwan yang benar – benar sejarahwan saya harap
tetap membagi sejarah asli kepada masyarakat / manusia, dan untuk teman – teman
( ma’af saya sedikit sok akrab) jangan langsung menelan bulat – bulat bakso
tanpa melelihat bahan pembuatnya. bagi para penjarahwan, anda ini
orang
Nusantara atau pendatang ?
Bagaimana kita mau maju kalau
sejarah saja ditutupi alias disensor kayak pas nonton film hantu telanjang? Nah
mau ngetik apa lagi saya
ya?!?!?!?!?!?!?!?!
Ya seenggaknya bagi para sejarahwan/penjarahwan
yang bertittle atau bersubtittle jangan banyak bicara yang basa – basilah (yang
merasa suka boong tentang sejarah lho)
Kami(gue aja kalu elo enggak!) ingin
mendengar sejarah Indonesia yang SEBENAR-BENARNYA bukan sejarah yang ABAL –
ABAL.(mending jadi penulis karya sastra) eits tapi karya sastra juga da
hubungannya dengan sejarah!!! (jadi tambah bingungkan) sama !! saya juga
bingung
Yah seenggaknya tobatlah wahai para
penjarahwan!!!
NB : Beda tempat beda bahan dan yang
tentu beda rasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar